Gerakan Cinta Prabowo Bakal Lapor Budi Arie ke Polda Metro Jaya, Diduga Masuk Ranah Makar  

banner 120x600
banner 468x60

Kabupaten Bogor, TR.ID  — Gerakan Cinta Prabowo (GCP) berencana melaporkan Budi Arie Setiadi ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya soal wacana percepatan Pemilu. Langkah ini diambil setelah pihak GCP menilai pernyataan tersebut telah masuk ke ranah tindak pidana, termasuk dugaan makar.

Ketua Umum GCP, H. Kurniawan, menyampaikan hal ini saat ditemui awak media di Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Minggu (30/8/2026). Ia menjelaskan rencana pelaporan telah dibahas bersama tim hukum.

“Untuk masalah Budi Arie, tadi kami berembuk dengan tim hukum kami, Bapak Doni. Dalam waktu dekat, kami akan segera melaporkan apa yang dilakukan oleh Budi Arie kepada Polda Metro Jaya,” ujar Kurniawan.

Kurniawan menegaskan pernyataan terkait percepatan Pemilu yang disertai ajakan kepada audiens untuk menyatakan kesiapan, dinilai telah melampaui batas dan perlu ditindaklanjuti melalui jalur hukum. Bahkan, ia menyebut persoalan tersebut telah masuk ke ranah makar.

Tim hukum GCP, Doni, menjelaskan pihaknya masih mempelajari pasal-pasal yang dapat dikenakan. Menurutnya, pernyataan semata belum tentu memenuhi unsur pidana. Namun, hal berbeda muncul ketika pernyataan itu disertai ajakan kepada audiens.

“Ketika dia berbicara mengajak percepatan pemilu, itu belum ketemu unsur pidananya. Tapi ketika dia mulai mengajak audiens yang ada di situ, ‘siap untuk percepatan pemilu?’ lalu dijawab ‘siap’, nah, di situlah timbul pidananya,” jelas Doni. Ia juga menegaskan permohonan maaf tidak serta-merta menghapus dugaan perbuatan pidana.

Selain Budi Arie, GCP juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa pihak lain yang berada di sekitarnya saat pernyataan disampaikan. Kurniawan menyoroti apakah orang-orang di sekitar melakukan pembiaran atau justru terlibat. “Kalau tidak ada upaya menghentikan, kami menduga dapat turut serta melakukan perbuatan pidana itu,” ujarnya.

Di balik langkah hukum tersebut, Kurniawan menegaskan posisi GCP tetap mendukung dan mengawal Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai belakangan ini terdapat serangan yang bertujuan menciptakan ketidakstabilan. GCP juga menyatakan kesiapan mendukung Prabowo untuk periode kedua jika kondisi memungkinkan.

Terkait sejumlah aksi demonstrasi yang terjadi belakangan, Kurniawan mengklaim tidak sedikit pun yang bersifat murni aspiratif, melainkan disusupi pihak lain. Ia juga mengapresiasi Polda Metro Jaya yang telah menemukan pendemo membawa senjata tajam dan anak panah, yang dinilai membuktikan adanya upaya menciptakan kegaduhan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Budi Arie Setiadi maupun pihak berwenang terkait rencana pelaporan tersebut. Redaksi berusaha menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan keseimbangan informasi sesuai prinsip jurnalistik. (Red)

 

 

Editor : Redaks

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *