Menu

Mode Gelap
Tidak Selesai, Kontraktor Gedung Laboratorium Dinkes Bengkulu Utara Diputus Kontrak LSM GERINDO Akan Laporkan Kades Batu Raja Kol, Dugaan Korupsi Dana Desa CV Yorakha Diduga Gagal Laksanakan Proyek Sesuai Kontrak, Ditunggu Sikap Tegas Pemerintah Daerah Hadari Hari Guru Nasional, Ini Pesan Wakil Bupati Bengkulu Utara Diduga Rehab Gedung Paud Desa Batu Raja Kol Jadi Ajang Korupsi

Bengkulu Utara · 29 Apr 2024 12:17 WIB ·

Kepala Desa Simpang Ketenong di laporkan Warga ke Polisi, Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa


 Kepala Desa Simpang Ketenong di laporkan Warga ke Polisi, Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Perbesar

Bengkulu Utara TR.ID – Diduga telah melakukan penyalahgunaan dana desa, Kepala Desa Simpang Ketenong Kecamatan kerkap Kabupaten Bengkulu Utara dilaporkan warga ke Polres Bengkulu Utara, senin (29/4/2024).

Puluhan warga perwakilan Desa Simpang ketenong didampingi BPD mengatakan, laporan tersebut terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang serta ketidaktransparanan atas penggunaan dana desa tahun  2023.

“Ada indikasi penggunaan dana BumDes, ketahanan Pangan serta pemborosan anggaran lainnya, rinciannya ada beberapa item dugaannya yang kami laporkan ke pihak Polres Bengkulu Utara,” jelasnya 

Atas pengaduannya, Suparman tokoh masyarakat, meminta kepada pihak Kepolisian agar lebih tajam memeriksa tindakan kesewenang wenangan atas penggunaan dana desa yang di lakukan oleh kepala desa simpang ketenong tersebut

Ia menyebut dugaan tidak transparannya penggunaan yang dilakukan Kades Simpang ketenong itu, salah satu di antaranya tidak adanya transparansi hasil pembangunan yang dibiayai dari dana desa dan BumDes yang berjalan pun tidak sesuai dengan keinginan masyarakat yaitu Shorum Mobil, jelas Suparman

“BumDes tersebut seperti milik pribadi oknum kades itu saja, karena masyarakat tidak mungkin bisa membeli mobil tersebut, untuk kepengurusan nya pun dari kerabat kades tersebut,” jelasnya 

A Zen mukti BPD simpang Ketenong dalam kesempatan yang sama menjelas kepala desa Simpang ketenong sangat Otoriter terhadap warga masyarakat.

“Kades kami ini sangat Otoriter terhadap warga desa setempat, apa yang jadi usulan warga desa yang di diprioritaskan tidak di gubris, malahan kebijakan nya selalu ke arah prioritas ke kepetingan pribadi dan keluarganya tanpa ada nya musyawarah desa,” ujarnya 

Untuk itu kami meminta kami meminta pihak Aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan yang kami laporkan ini, pungkas A Zen.

 

 

Laporan : De-Ru

Editor : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus SPPD Fiktif DPRD Bengkulu Utara, Ahli Tegaskan Ruang Hukum Untuk Penetapan Tersangka Baru Tetap Terbuka

12 Januari 2026 - 18:04 WIB

Toko Milik Warga di kawasan Pasar Purwodadi Arga Makmur, Dilahap Si Jago Merah

12 Januari 2026 - 17:49 WIB

Diduga Nikah Siri Oknum ASN Di Bengkulu Utara Terancam Pidana, Ini Aturan Baru di KUHP 2026

8 Januari 2026 - 21:20 WIB

Wow Fantastis! Disaat Efesiensi, Biaya Cetak Kalender di Dewan Provinsi Bengkulu Mencapai 1,9 M

8 Januari 2026 - 08:06 WIB

Pemdes Lubuk Sematung Gelar Musrenbangdes Penetapan RKPDes 2026

7 Januari 2026 - 21:25 WIB

Fokus Penataan dan Kenyamanan Ruang Publik, Bupati Bengkulu Utara Tinjau Alun-alun dan Bundaran Kota Arga Makmur

5 Januari 2026 - 20:31 WIB

Trending di Bengkulu Utara