Menu

Mode Gelap
Tidak Selesai, Kontraktor Gedung Laboratorium Dinkes Bengkulu Utara Diputus Kontrak LSM GERINDO Akan Laporkan Kades Batu Raja Kol, Dugaan Korupsi Dana Desa CV Yorakha Diduga Gagal Laksanakan Proyek Sesuai Kontrak, Ditunggu Sikap Tegas Pemerintah Daerah Hadari Hari Guru Nasional, Ini Pesan Wakil Bupati Bengkulu Utara Diduga Rehab Gedung Paud Desa Batu Raja Kol Jadi Ajang Korupsi

Headline · 3 Feb 2025 21:08 WIB ·

Heboh! Aksi Pria di Bengkulu Sontak Menjadi Sorotan Publik


 Heboh! Aksi Pria di Bengkulu Sontak Menjadi Sorotan Publik Perbesar

Bengkulu TR.ID  – Aksi nekat seorang pemuda di Bengkulu baru-baru ini menarik perhatian publik dan heboh yang menjadi sorotan publik di provinsi Bengkulu. Pemuda yang diketahui bernama Rio ini melakukan aksi protes dengan cara yang tidak biasa.

Rio atas nama masyarakat Bengkulu, Rio tidak terima dengan usulan pergantian simbol Bumi Raflesia yang selama ini identik dengan Provinsi Bengkulu, yang digantikan dengan simbol Bumi Merah Putih.

Dalam aksinya, Rio mengibarkan sepanduk besar di atas patung Fatmawati yang terletak di simpang lima Kota Bengkulu. Sepanduk tersebut bertuliskan:

“BENGKULU IDENTIK DENGAN RAFFLESIA, BUKAN IDENTIK MERAH PUTIH. JANGAN DIRUBAH.”

Setelah berhasil mengibarkan sepanduk, Rio melanjutkan aksinya dengan berjalan jongkok menuju kantor DPRD Provinsi Bengkulu. Sebelum ke DPRD, ia sempat singgah di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu untuk menyampaikan aspirasinya.

Tindakan yang dilakukan Rio ini jelas merupakan bentuk ketidaksetujuan terhadap rencana perubahan simbol yang dinilai sangat melekat dengan identitas Provinsi Bengkulu.

Rio, dalam orasinya, juga menyampaikan tuntutannya kepada anggota DPRD Provinsi Bengkulu agar segera mengambil langkah tegas terhadap sejumlah kepala dinas yang terlibat dalam kasus korupsi dan telah tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Rio, tindakan para pejabat tersebut telah mencoreng nama baik daerah dan mengkhianati kepercayaan masyarakat. Ia berharap agar DPRD dapat mengawal kasus ini dengan serius dan memanggil kepala dinas terkait untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Aksi Rio ini memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, Sebagian masyarakat mendukung aksi tersebut sebagai bentuk perjuangan mempertahankan identitas daerah, sementara sebagian lainnya menganggap cara yang digunakan Rio terlalu ekstrem. Namun, terlepas dari pro dan kontra, aksi ini menegaskan pentingnya memperjuangkan hak-hak dan identitas daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat.

Tidak hanya itu, dengan adanya protes ini, banyak pihak yang kembali menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga nama baik dan integritasnya. Aksi Rio juga menjadi pengingat bahwa masyarakat memiliki hak untuk bersuara dan berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Sebagai penutup, Rio berharap aksi yang dilakukannya dapat membawa dampak positif dan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak.(***)

 

 

 

Editor  : Redaksi

 

 

Artikel ini telah dibaca 167 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sidang SPPD Fiktif DPRD Bengkulu Utara, Ada Perintah Langsung Dari Ketua

19 Januari 2026 - 18:22 WIB

Kenal Pamit Kapolres, Bupati Arie Septia Adinata Harap Komunikasi dan Koordinasi Terus Terjalin Baik

16 Januari 2026 - 09:22 WIB

Kasus SPPD Fiktif DPRD Bengkulu Utara, Ahli Tegaskan Ruang Hukum Untuk Penetapan Tersangka Baru Tetap Terbuka

12 Januari 2026 - 18:04 WIB

Diduga Nikah Siri Oknum ASN Di Bengkulu Utara Terancam Pidana, Ini Aturan Baru di KUHP 2026

8 Januari 2026 - 21:20 WIB

Wow Fantastis! Disaat Efesiensi, Biaya Cetak Kalender di Dewan Provinsi Bengkulu Mencapai 1,9 M

8 Januari 2026 - 08:06 WIB

Pemdes Lubuk Sematung Gelar Musrenbangdes Penetapan RKPDes 2026

7 Januari 2026 - 21:25 WIB

Trending di Bengkulu Utara