Menu

Mode Gelap
Tidak Selesai, Kontraktor Gedung Laboratorium Dinkes Bengkulu Utara Diputus Kontrak LSM GERINDO Akan Laporkan Kades Batu Raja Kol, Dugaan Korupsi Dana Desa CV Yorakha Diduga Gagal Laksanakan Proyek Sesuai Kontrak, Ditunggu Sikap Tegas Pemerintah Daerah Hadari Hari Guru Nasional, Ini Pesan Wakil Bupati Bengkulu Utara Diduga Rehab Gedung Paud Desa Batu Raja Kol Jadi Ajang Korupsi

Bengkulu Utara · 23 Feb 2025 17:10 WIB ·

Begini Penjelasan Bupati Bengkulu Utara Soal Kelangkaan Gas Elpiji di Kalangan Masyarakat


 Begini Penjelasan Bupati Bengkulu Utara Soal Kelangkaan Gas Elpiji di Kalangan Masyarakat Perbesar

ARGA MAKMUR BU TR.ID – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata memberikan penjelasan terkait kelangkaan gas elpiji (LPG) isi 3 kg yang menjadi keluhan masyarakat khususnya di Kecamatan Arga Makmur.

Kelangkaan ini terutama dirasakan pedagang kaki lima (PKL) yang setiap hari mengandalkan bahan bakar itu untuk berjualan serta emak-emak untuk kebutuhan masak keluarga

Menyikapi itu, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata yang akrab disapa ASA itu menjelaskan, bahwa kelangkaan tersebut bukan sepenuhnya di bawah kendali pemerintah daerah.

“Tabung elpiji 3 kg atau gas melon itu kuotanya dari Pertamina. Kami di Kabupaten Bengkulu Utara hanya menerima distribusinya,”jelas Bupati Arie saat merespon keluhan masyarakat.

Menurut Arie, kelangkaan gas elpiji dipengaruhi oleh masalah distribusi. Untuk itu pihaknya akan menerjunkan petugas atau dinas terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Sudah saya infokan ke jajaran, sekarang akan dipantau setiap desa. Semoga keluhan ini tidak berkepanjangan,” singkatnya.

Terpisah Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Utara, Siti Qoriah tidak menyangkal apa yang dikeluhkan masyarakat terkait kelangkaan Gas LPG.

Kadis menjelaskan, selain kebutuhan penggunaan gas meningkat, kondisi saat ini juga lantaran pangkalan yang biasanya di drop sebanyak 3 kali dalam 1 minggu, hanya 1 kali dalam 1 minggu.

“Pertama soal distribusi ada skema yang berubah, kemudian pasokan juga dikurangi yaitu 100 tabung per pangkalan,” jelas Kadis Perindag, Minggu (23/2/2025).

Kedua, lanjut Kadis, untuk distribusi gas diluar gas melon, juga terjadi permasalahan yaitu, dirinya mendapat informasi bahwa terdapat kerusakan alat pengisian sehingga langka di pangkalan.

“Yang biasanya menggunakan gas 5 kg dan 12 Kg kini masyarakat beralih ke gas melon,” jelasnya.

Untuk mengatasi itu, pihaknya juga telah melaporkan ke Bupati Bengkulu Utara untuk langkah selanjutnya mengkomunikasikan apa penyebab penyaluran hanya 1 kali dan supaya diupayakan tambahan penyaluran.

“Kita sudah laporkan dengan pimpinan permasalahan ini, nanti kami juga melakukan komunikasi dengan Pertamina agar ada solusi dan kondisi ini bisa kembali pulih,” tandasnya (***)

 

 

 

EDITOR : REDAKSI 

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kementerian Lingkungan Hidup Pantau Pengelolaan Bank Sampah

5 Desember 2025 - 17:38 WIB

Bupati Bengkulu Utara Pimpin Apel Gabungan Untuk Donasi Korban Bencana Alam Aceh, Sumut dan Sumbar

5 Desember 2025 - 11:27 WIB

Pemdes Talang Lembak Sukses Saluran BLT DD

4 Desember 2025 - 13:28 WIB

Kadinkes Bengkulu Utara Ditahan Jaksa, Dugaan Korupsi Pemotongan Anggaran Dinas

2 Desember 2025 - 17:27 WIB

Bupati Bengkulu Utara Apresiasi Puskesmas Tanjung Agung Palik Atas Prestasi Terbaik 1 FKTP EXCELLENCE AWARD

1 Desember 2025 - 16:30 WIB

Budiman Dilantik Jadi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara

28 November 2025 - 20:16 WIB

Trending di Bengkulu Utara