Diknas Kabupaten Bengkulu Utara Gelar Sosialisasi Kurikulum Jenjang PAUD dan PNF

banner 120x600
banner 468x60

Bengkulu Utara TR.ID ~ Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara menggelar kegiatan sosialisasi Kurikulum jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) tahun ajaran 2025/2026. Acara ini dilaksanakan pada hari Selasa 19 Agustus 2025 bertempat di gedung serba guna SD model Kota Arga Makmur.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis terkait Instrumen Validasi dan penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang dihadiri Seluruh Lembaga Satuan Pendidikan PAUD dan PNF Kabupaten Bengkulu Utara

Acara di buka Langsung oleh Plt Dinas Pendidikan Bengkulu Utara Kusno M.Pd., didampingi Kabid PAUD Yenti Fisniarsih, S.Sos.MM, dalam sambutan Kusno menyampaikan bahwa dalam pembuatan Kurikulum Satuan Pendidikan tidak hanya membutuhkan file yang ada namun satuan pendidikan juga harus memahami regulasi sehingga mampu menyusun kurikulum sesuai alur penyusunan kurikulum serta melihat aturan dan tata naskah maupun format yang sudah di tentukan. Jelasnya.

Sosialisasi ini penting untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, terutama guru dan tenaga pendidik, memahami perubahan dan penyesuaian kurikulum yang berlaku. Bebernya.

Hal ini akan membantu mereka dalam mengimplementasikan kurikulum secara efektif dan menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Jelas Kusno

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan implementasi kurikulum PAUD dan pendidikan non formal dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di kabupaten Bengkulu Utara, Ucap Kusno

Sementara itu, dalam pemaparannya Narasumber Wisna S.Pd., dari pengurus PGRI Provinsi Bengkulu, Memaparkan pada lembar validasi menjadi data awal alur Penyusunan Kurikulum sehingga struktur langkah yang diambil sesuai referensinya, Jelas Narasumber

Pemaparannya pada penyusunan model Pembelajaran yang akan dilaksanakan pola pembelajaran yang berpihak pada peserta didik, sesuai dengan kebutuhan peserta didik, dan terdapat pemetaan potensi peserta didik , pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang mana ditekan bagi para pendidik

Lanjutnya, satuan pendidikan untuk mendidik dengan jiwa mulia, yang mampu menciptakan suasana yang berkesan, menyenangkan dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa dan olahraga secara holistik dan terpadu , sehingga pembelajaran mendalam, menuju pendidikan bermutu untuk semua anak didik usia dini.  (De~Ru)

 

 

 

EDITOR : REDAKSI

 

 

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *