Bengkulu Utara, TR.ID ~™Keresahan wali murid mencuat di Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, menyusul dugaan ditemukannya roti berjamur dalam paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa di SD IT Darul Fikri desa Karang Anyar 1, pada hari Kamis dan Jumat (5-6/2/2026).
Seorang wali murid yang tidak mau disebut nama identitasnya di media ini mengaku pertama kali mengetahui dugaan makanan bermasalah yang berjamur itu dari pihak sekolah yang memberikan informasi.
Setelah melihat foto kiriman foto dari sekolah, sumber langsung meminta agar roti MBG tidak diberikan kepada para siswa untuk tidak di makan
“Saya bilang, rotinya jangan dimakan dulu. Takut kenapa-kenapa seperti kejadian keracunan. Akhirnya rotinya dibuang dan anaknya tidak sampai di makan,” kata sumber.
Menurut Sumber, temuan Roti berjamur di Kelas 4 D dan keluhan serupa sebenarnya pernah disampaikan dari pihak sekolah ke pihak Dapur MBG. Beberapa wali murid bahkan menyebut tekstur roti tampak agak berlendir dan jamuran dan pernah juga telur beraroma busuk, Jelas Sumber
Sumber (Wali Murid) menyayangkan jika temuan tersebut jangan di anggap sepele. Menurutnya, makanan yang dibagikan kepada anak-anak seharusnya melalui pengawasan ketat.
“Ini bukan hal kecil. Kalau sampai ada anak keracunan, masalahnya bisa besar. Harusnya kalau memang bermasalah ya ditarik, jangan dibagikan ke anak-anak,” tegasnya
Sampai berita ini di terbitkan pihak SPPG Dapur MBG Penyuplai ke SD IT Darul Fikri belum dapat terkonfirmasi untuk perimbangan dalam Pemberitaan. (De~Ru)
EDITOR : REDAKSI













Respon (2)