Arga Makmur, BU, TR.ID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke SD IT Darul Fikri desa karang Anyar 1, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, menuai kritik dari sejumlah warga dan wali murid
Pasalnya, menu makanan yang diberikan kepada siswa dinilai tidak memenuhi standar gizi seimbang sebagaimana pedoman yang ditetapkan pemerintah.
Menurut salah satu wali yang di wawancarai media ini Minggu 7 Febuari 2025, Menjelaskan, Semenjak pidah dapur Penyuplai MBG , Porsi makanan yang dibagikan kepada peserta didik, sering tidak memenuhi menu standar, Ucapnya.
Baca juga : https://tintarakyat.id/roti-mbg-diduga-berjamur-di-sd-it-darul-fikri-wali-murid-resah/
” Ya mas, Semenjak pindah dari dapur SPPG Lubuk Saung Ke SPPG Karang Anyar, MBG yang di terima anak didik sering bermasalah dan menu nya tidak standar,” Ucap Sumber
Lanjutnya, Porsi MBG yang di terima anak didik Sering tidak di makan sama anak anak dan di buang di karenakan rasa dan menu yang berikan kurang disukai anak anak, ucap sumber
Lanjut menurut keterangan sumber, MBG yang di suplai ke anak didik dinilai tidak mencukupi kebutuhan gizi harian anak. Kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan orang tua penerima manfaat program. Ucapnya
Kami sejumlah orang tua menilai penyedia jasa penyalur makanan, yakni SPPG Karang Anyar 1 yang beralamat di desa karang Anyar 2 yang dikelola Yayasan Mahira Salima, Diduga bekerja secara asal-asalan tanpa memperhatikan unsur gizi dan kualitas bahan pangan. tegas Sumber.
Sehari sebelumnya ketika di konfirmasi pihak SPPG Karang Anyar 1, Tito dan kepala SPPG Dapur di tempatnya, Pihak SPPG MBG Karang Anyar 1, akan evaluasi dan memenuhi kualitas layanan gizi kedepannya untuk anak didik penerima manfaat. (De~Ru)
EDITOR : REDAKSI
Baca juga : https://tintarakyat.id/diduga-coba-suap-wartawan-oknum-pihak-mbg-untuk-take-down-pemberitaan












