Diduga Coba Suap Wartawan, Oknum Pihak MBG Untuk Take Down Pemberitaan

banner 120x600
banner 468x60

Arga Makmur, BU, TR.ID ~ Oknum Pengelola Dapur MBG yang berinisial (T) yang bekerja di SPPG Karang Anyar 2 Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, upaya suap terhadap sejumlah insan Pers. Jum’at 06/02/2026

Diketahui, peristiwa upaya dugaan suap ini terjadi bermula, saat beberapa orang awak media melakukan liputan, terkait pemberitaan, Roti MBG Diduga Berjamur di SD IT Darul Fikri. yang berlokasi di Desa Desa Anyar 1, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu

Disinyalir, MBG yang di salurkan ke SD IT Darul Fikri di desa karang Anyar 1 Kota Arga Makmur Berjamur dan tidak layak untuk di konsumsi.

Sebelumnya, ketika beberapa wartawan konfirmasi langsung ke tempat SPPG MBG yang beralamat di Desa Karang Anyar 2 Kota Arga Makmur Bengkulu Utara, Dari pihak Dapur MBG dan SPPG, menjelaskan ke media bahwa itu ada kelalaian dari pihak mereka dan akan di evaluasi.

Setelah itu, oknum Pihak pengelola Dapur MBG mengajak insan Pers untuk bertemu di salah satu Cafe di Kota Arga Makmur, Dalam Pertemuan tersebut, oknum dari pihak pengelola MBG, membicarakan gimana caranya untuk memberhentikan/ menghapus berita tersebut.

Atas liputan dimaksud, oknum pengelola MBG Karang Anyar 2 meminta kepada insan Pers untuk menghapus (Take down) tentang pemberitaan Roti MBG Diduga Berjamur di SD IT Darul Fikri, Wali Murid Resah

Upaya dugaan suap guna penghapusan berita yang dilakukan oleh oknum pengelola MBG , dengan tegas ditolak insan Pers.

Diberitakan sebelumnya, Roti MBG Diduga Berjamur di SD IT Darul Fikri, Wali Murid Resah

Yayasan  Pengelola MBG Karang Anyar 2 adalah : Yayasan Mahira Salimah di Kota Bengkulu beralamat Jl. Kinibalu, Kebun Tebeng kota Bengkulu. (De~Ru)

 

 

Editor : Redaksi

Baca juga : https://tintarakyat.id/roti-mbg-diduga-berjamur-di-sd-it-darul-fikri-wali-murid-resah/

 

banner 728x250

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *