Polres Bengkulu Utara Sukses Mediasi Kasus Dugaan kekerasan Pelajar SMAN 2 BU, Berakhir Damai

banner 120x600
banner 468x60

Arga Makmur, BU, TR.ID – Kasus perselisihan dan dugaan kekerasan yang melibatkan sejumlah pelajar SMAN 2 Bengkulu Utara, yang sempat berlarut-larut sejak September 2025 lalu, akhirnya resmi selesai dan berakhir damai. Kesepakatan ini dicapai setelah kedua belah pihak keluarga, baik korban maupun pihak yang terlibat, menyatakan sepakat berdamai dalam pertemuan mediasi yang difasilitasi pihak Polres Bengkulu Utara. Senin 18.05.2026

Pertemuan penutup digelar di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bengkulu Utara, dihadiri seluruh orang tua siswa, pihak sekolah, dan aparat hukum. Setelah berdiskusi panjang dan saling menyampaikan pandangan, akhirnya tercapai kata sepakat.

Pihak keluarga korban menyatakan memaafkan dan mencabut segala laporan, sementara keluarga siswa yang terlibat berkomitmen menjaga agar kejadian serupa tidak terulang dan menjalin hubungan kekeluargaan.

Kepala SMAN 2 Bengkulu Utara, Drs. Kaman, diwakili Agus Purwanto selaku Wakil Kepala Sarana dan Prasarana sekolah.menyambut gembira hasil ini. “Kami sangat bersyukur masalah ini tuntas dengan jalan damai. Prioritas kami adalah masa depan anak-anak, pendidikan mereka tetap berjalan lancar, dan hubungan antar warga sekolah kembali baik seperti sedia kala,” ujarnya. Ia menegaskan pihak sekolah akan memperketat pembinaan karakter dan kedisiplinan agar konflik serupa tidak terjadi lagi.

Proses RJ difasilitasi oleh Unit PPA Satreskrim Polres Bengkulu Utara di bawah jajaran Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Alvan Dellano bersama Kanit PPA IPDA Daliman.

Pihak kepolisian mengapresiasi kedewasaan kedua belah pihak yang mengutamakan jalan damai dan musyawarah. Perkara ini kini ditutup, tidak ada proses hukum lanjut, dan seluruh dokumen kesepakatan telah ditandatangani saksi-saksi. Warga pun berharap kasus ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pelajar di Bengkulu Utara untuk lebih menjaga persaudaraan dan menghindari tindakan kekerasan. (De-Ru)

 

 

 

Editor : Redaksi

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *