Napal Putih BU TR.ID ~ Tingginya harga bahan pokok dan sayur mayur di Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih Kabupaten Bengkulu Utara menjadi perhatian serius. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menstabilkan harga dan meringankan beban hidup masyarakat.
Warga masyarakat Desa Lebong Tandai terkait tingginya harga kebutuhan pokok serta naiknya harga sayur mayur mengatakan, pemerintah daerah di minta segera turun tangan untuk mengatasi kondisi ekonomi saat ini. seperti menggelar operasi pasar atau memberikan bantuan kepada masyarakat ke desa Lebong Tandai
Melambung bahan pokok di desa Lebong Tandai di akibatkan Paska Bencana longsor longsor yang menimpah jalur rel kereta Molek menuju ke desa Lebong Tandai.
Keterangan dari warga untuk harga gas elpiji 3 kg mencapai Rp 80.000, untuk harga beras 5 kali lipat nya mencapai 35.000-40.000/cupak, harga cabe merah Rp 150.000/kg.
“kami berharap kalau melihat kondisi saat ini, Meminta kepada Pemerintah kabupaten Bengkulu Utara dan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk turun tangan dan membantu masyarakat. Mungkin dengan cara mengadakan pasar murah itu juga yg kami harapkan, kami masyarakat sangat terbebani dengan kondisi yang terjadi saat ini terjadi di desa Lebong Tandai .,” kata Warga
Warga masyarakat Lebong Tandai berharap Pemerintah daerah di harapkan segera mengambil langkah nyata untuk meredam kenaikan sejumlah bahan pokok di desa Lebong Tandai Masyarakat berharap adanya solusi jangka pendek dan panjang agar stabilitas harga tetap terjaga. (De~Ru)
EDITORĀ : REDAKSI












