BENGKULU UTARA, TR.ID – ketua Dewan pimpinan Daerah (DPD) , Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Gerakan Reformasi Indonesia (Gerindo) Kabupaten Bengkulu, Julianto, mendesak Kepolisian Resor Bengkulu Utara untuk mengungkap aktor utama di balik dugaan praktik percaloan dalam proses rekrutmen karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Ratu Samban.
Menurut Julianto, Kamis 16 Juli 2026 kepada awak media, Masyarakat mengapresiasi langkah Polres Bengkulu Utara yang telah menetapkan seorang tersangka berinisial B dan melimpahkan berkas perkara hingga dinyatakan lengkap (P-21). Namun, ia menilai penyidikan perlu terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.
Lanjut Julianto, dugaan praktik calo dalam penerimaan tenaga kerja di lembaga pengelola air bersih daerah tersebut sangat merugikan masyarakat luas, terutama warga yang berharap mendapatkan pekerjaan secara jujur dan transparan. Ia menegaskan, penegakan hukum harus menyentuh pihak yang benar-benar berperan mengatur dan memanfaatkan proses rekrutmen tersebut, bukan hanya sekadar menindak pelaku di lapisan bawah.
“Kami meminta Polres Bengkulu Utara menyelidiki secara mendalam, jangan sampai hanya menangkap orang yang disuruh, melainkan temukan siapa yang berada di balik layar yang mengatur dan mengambil keuntungan dari proses ini. Masyarakat berhak tahu siapa aktor utamanya,” tegas Julianto, Kamis (16/7/2026).
Ia juga mengingatkan agar aparat penegak hukum bekerja secara objektif dan transparan, tanpa ada intervensi pihak manapun. Selain itu, pihaknya meminta manajemen Perumda Tirta Ratu Samban untuk mengevaluasi seluruh sistem rekrutmen yang berjalan, agar tidak lagi menjadi celah praktik yang merusak kepercayaan publik terhadap instansi daerah.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Bengkulu Utara maupun jajaran direksi Perumda Tirta Ratu Samban terkait desakan yang disampaikan LSM Gerindo ini. Masyarakat pun berharap kasus ini segera terungkap seluruhnya demi menjaga prinsip keadilan dan profesionalisme dalam pelayanan publik di Bengkulu Utara. (De~Ru)
Editor : Redaksi












