Menu

Mode Gelap
Tidak Selesai, Kontraktor Gedung Laboratorium Dinkes Bengkulu Utara Diputus Kontrak LSM GERINDO Akan Laporkan Kades Batu Raja Kol, Dugaan Korupsi Dana Desa CV Yorakha Diduga Gagal Laksanakan Proyek Sesuai Kontrak, Ditunggu Sikap Tegas Pemerintah Daerah Hadari Hari Guru Nasional, Ini Pesan Wakil Bupati Bengkulu Utara Diduga Rehab Gedung Paud Desa Batu Raja Kol Jadi Ajang Korupsi

Bengkulu Selatan · 2 Agu 2023 07:40 WIB ·

DUGAAN KORUPSI DANA COVID-19, BUPATI BENGKULU SELATAN DILAPORKAN KE KPK


 DUGAAN KORUPSI DANA COVID-19, BUPATI BENGKULU SELATAN DILAPORKAN KE KPK Perbesar

Jakarta TR.ID ~Bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menindaklanjuti laporan dugaan korupsi terkait penggunaan dana Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dugaan korupsi penggunaan dana Covid-19 tersebut dilaporkan oleh Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan (ASBS).

Tindak lanjut tersebut terungkap setelah Bagian Dumas KPK memanggil pihak pelapor yakni Ketua ASBS, Herman Lupti, hari ini. Herman Lupti dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait laporannya tersebut sekaligus melengkapi bukti-bukti atas dugaan korupsi di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Jadi hari ini memenuhi panggilan KPK untuk melengkapi berkas laporan. Laporan terhadap semua permasalahan yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan,” kata Herman Lupti ditemui di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (1/8/2023).

Herman menyebut pihak yang disinyalir terlibat dalam sejumlah dugaan korupsi di Kabupaten Bengkulu Selatan yakni Gusnan Mulyadi. Gusnan Mulyadi merupakan Bupati Bengkulu. Ia melaporkan Gusnan karena diduga terlibat dalam sejumlah kasus korupsi di Bengkulu Selatan.

Yang dilaporkan Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi. Terkait dugaan korupsi tentang masalah dana insentif dokter yang Rp18,3 miliar, terus dana masker Rp1,3 miliar,” ungkap Herman.

” Kemudian tentang masalah dugaan jual beli jabatan itu sudah pernah kami laporkan juga ke KASN sekarang kita lapor ke KPK, habis itu tentang permasalahan pembangunan rumah sakit Covid-19, banyak,” imbuhnya.

Pada pemanggilan hari ini, Herman mengatakan telah menyerahkan seluruh bukti-bukti dugaan korupsi Bupati Bengkulu Selatan ke Bagian Dumas KPK. Ia berharap KPK dapat menindaklanjuti laporan tersebut. Sebab, ia merasa banyak permasalahan di Kabupaten Bengkulu Selatan

Atas tindak tanduk Bupati yang kita lihat sekarang memang betul-betul sangat luar biasa kezalimannya, kalau bisa dengan kita melaporkan ke KPK semua hal-hal seperti itu bisa ditindaklanjuti oleh KPK,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, Sukarni masih belum merespons soal laporan dari Herman Lupti. Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi juga masih belum angkat bicara soal laporan di KPK tersebut.

Sebelumnya, Herman Lupti juga melaporkan seorang Bupati berinisial GM terkait dugaan pemalsuan identitas ke Mapolda Bengkulu. Herman menyebut GM diduga memalsukan identitasnya sebagai Wiraswasta karena disinyalir untuk berpoligami,Di lansir dan diterbitkan Media mcwnews.com ( *** )

 

 

 

Editor : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sidang SPPD Fiktif DPRD Bengkulu Utara, Ada Perintah Langsung Dari Ketua

19 Januari 2026 - 18:22 WIB

Kenal Pamit Kapolres, Bupati Arie Septia Adinata Harap Komunikasi dan Koordinasi Terus Terjalin Baik

16 Januari 2026 - 09:22 WIB

Diduga Nikah Siri Oknum ASN Di Bengkulu Utara Terancam Pidana, Ini Aturan Baru di KUHP 2026

8 Januari 2026 - 21:20 WIB

Wow Fantastis! Disaat Efesiensi, Biaya Cetak Kalender di Dewan Provinsi Bengkulu Mencapai 1,9 M

8 Januari 2026 - 08:06 WIB

Pemdes Lubuk Sematung Gelar Musrenbangdes Penetapan RKPDes 2026

7 Januari 2026 - 21:25 WIB

Hadiri Musda Partai Golkar Ke XI, Bupati Arie Septia Adinata Harap Parpol Miliki Peran Penting Dalam Menentukan Arah Pembangunan

4 Januari 2026 - 17:17 WIB

Trending di Bengkulu Utara