Pemdes Pagar Ruyung Bagikan PMT Untuk Balita dan Lansia, Jaga Kesehatan dan Cegah Stunting

banner 120x600
banner 468x60

Batik Nau, BU, TR.ID – Pemerintah Desa Pagar Ruyung, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara kembali buktikan kepedulian pada kesehatan warga. Senin (11/5/2026), Pemdes secara resmi membagikan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi khusus untuk kelompok balita dan warga lanjut usia (lansia) di seluruh wilayah desa. Kegiatan ini berlangsung meriah di Posyandu Desa, dihadiri Kepala Desa, perangkat, kader kesehatan, serta warga penerima manfaat.

Program ini didanai sepenuhnya dari alokasi Dana Desa tahun anggaran berjalan, sebagai bentuk pelaksanaan program prioritas desa di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial. Adapun jenis makanan yang dibagikan disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing kelompok

Kepala Desa Pagar Ruyung, Agung Hartodi, dalam sambutannya menyatakan kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan dan menjadi komitmen utama pemerintah desa. “Kesehatan warga adalah prioritas kami. Balita adalah penerus, lansia adalah orang tua kita yang sudah berjasa. Kami alokasikan anggaran khusus agar keduanya tetap sehat, gizi terjaga, dan tidak ada yang kekurangan gizi,” ujarnya. Ia berharap PMT ini tidak hanya dibagikan, tapi benar dikonsumsi dan memberi dampak nyata kesehatan.

Pembagian dilakukan teratur dan tercatat rapi.  Kegiatan dibarengi pemeriksaan kesehatan ringan, penimbangan berat badan, serta penyuluhan dari kader Posyandu tentang pola makan sehat, kebersihan, dan perawatan kesehatan dasar.

Para orang tua dan lansia tampak sangat antusias dan berterima kasih. “Sangat terbantu, apalagi anak-anak dan orang tua kami butuh gizi cukup. Terima kasih Pemdes, perhatian ini sangat berarti,” ujar salah satu warga.

Kades menegaskan program ini akan terus berlanjut dan ditingkatkan kualitasnya. “Kami pastikan anggaran Desa benar-benar kembali untuk warga. Program kesehatan ini akan terus jalan sampai angka gizi buruk dan sakit menurun drastis,” tegasnya.

Hadir pula dalam kegiatan, perwakilan Puskesmas Kecamatan Batik Nau yang mengapresiasi langkah Pemdes. “Ini contoh baik. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Perhatian ke balita dan lansia adalah kunci kesehatan desa,” katanya.

Warga berharap program ini terus berjalan lancar, terjaga kualitasnya, dan menjadi contoh bagi desa lain dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. (Adv)

 

 

Laporan : Hartoni

Editor    : Redaksi

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *