Arma Makmur, TR.ID ~ Kabupaten Bengkulu Utara kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Desa Tanah Hitam berhasil meraih posisi Juara Pertama dalam Program Gubernur, “Satu Desa Satu Hektar” (SADESAHE), yang menggalakkan penanaman jagung dan partisipasi aktif masyarakat dalam budidaya cabai.
Atas keberhasilan tersebut, Desa Tanah Hitam mendapat reward atau penghargaan sebesar Rp1 miliar dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan.
Keputusan pemberian reward ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor : U.610.DTHP. TAHUN 2025 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen desa dalam menggerakkan ketahanan pangan.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE, M.AP, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini. Dalam pernyataannya pada Kamis (1/1/2026), Bupati menyebut prestasi ini sebagai kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara.
“Alhamdulillah, Desa Tanah Hitam meraih juara pertama dan membawa nama baik Kabupaten Bengkulu Utara melalui program SADESAHE,” ujar Bupati Arie.
Ia menambahkan, fokus utama program adalah optimalisasi lahan dengan menanam jagung seluas satu hektar per desa, serta mendorong partisipasi warga dalam menanam cabai di pekarangan rumah.
Strategi ini diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat desa dimasa mendatang.
“Semoga dengan adanya program ini, ketahanan pangan di Kabupaten Bengkulu Utara terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”Program SADESAHE yang diinisiasi Gubernur Helmi Hasan bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat desa.
Kemenangan Desa Tanah Hitam tidak hanya mencerminkan kesuksesan dalam aspek pertanian, tetapi juga menunjukkan kekuatan gotong royong dan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan program pemerintah.
Bupati Arie mengatakan, Reward sebesar Rp1 miliar ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk semakin mengembangkan sektor pertanian dan program pemberdayaan lainnya di desa tersebut.
“Dengan prestasi ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap dapat memacu desa-desa lain untuk lebih bersemangat dan berinovasi dalam membangun ketahanan pangan lokal, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan sejahtera,” pungkasnya. (***)
EDITOR : REDAKSI












