Bengkulu Utara, TR.ID ~ Terkait pemberitaan unggahan di media sosial yang dinilai menggunakan bahasa tidak sopan dan menyebut sopir dengan istilah binatang, oknum Sekretaris Camat (Sekcam) memberikan hak jawab kepada awak media.
Pihak yang bersangkutan (FW menyampaikan bahwa sebelum unggahan tersebut diposting, ia telah memberikan peringatan kepada para sopir agar tidak berhenti dan mengantre di area tanah pribadinya. Namun menurut keterangannya, para sopir dinilai tetap bandel dan masih memarkirkan kendaraannya di lokasi tersebut.
Ketika awak media mengingatkan bahwa sebagai pejabat publik seharusnya tidak menggunakan kata-kata yang merendahkan atau menyamakan manusia dengan binatang, ia menjawab:
“Gimana lagi, saya kan hanya Sekcam yang hanya bagian administrasi kantor saja.”
Pernyataan ini pun kembali memicu pertanyaan di kalangan masyarakat. Sebab, meskipun tugas utamanya di bidang administrasi, seorang pegawai pemerintahan tetaplah pejabat publik yang perilaku dan tutur katanya menjadi teladan bagi masyarakat. Kewajiban bersikap santun dan profesional berlaku bagi seluruh aparatur sipil negara, terlepas dari jabatan atau bagian tugasnya. (De-Ru)
Editor : Redaksi












