Bengkulu Utara, TR.ID — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional Tahun 2026 dengan mengusung tema “UMKM Terkoneksi Tumbuh Berinovasi”. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkulu Utara, Selasa (18/08/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bengkulu Utara yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Fitriansyah. Turut hadir, Kapolres Bengkulu Utara, Kasdim Kodim 0423/BU, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, para pelaku UMKM, narasumber, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam arahannya, Sekda mewakili Bupati Arie Septia Adinata, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian daerah. Kemajuan sektor ini tidak hanya berdampak pada angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara luas.
“UMKM berperan penting dalam perekonomian daerah kita. UMKM bukan hanya tentang angka pertumbuhan ekonomi, di dalamnya terdapat kesempatan kerja, pendapatan keluarga, kreativitas, serta ketahanan ekonomi masyarakat. Untuk itu, dengan memajukan UMKM berarti kita juga turut memperkuat fondasi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Sekda juga mengakui pelaku UMKM masih menghadapi beragam tantangan, mulai dari akses pasar, permodalan, kemampuan manajerial, digitalisasi, hingga keterhubungan dengan rantai pasok dan jaringan usaha yang lebih besar. Oleh karena itu, ekosistem usaha yang kondusif sangat dibutuhkan, salah satunya melalui temu kemitraan yang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra usaha.
“Saya berharap kegiatan ini jangan berhenti pada pertemuan dan diskusi saja, harus ada tindak lanjut. Kalau hari ini ada UMKM yang bertemu dengan calon mitra, lanjutkan dengan pembahasan yang lebih konkret. Kalau ada peluang pemasaran, segera ditindaklanjuti. Kalau ada peluang pembiayaan, maka fasilitasi agar dapat diakses dengan baik,” tegasnya.
Ia mengingatkan kemitraan adalah hubungan dua arah. Pemerintah dan para mitra membuka peluang, sementara pelaku UMKM harus meningkatkan kualitas produk dan kapasitas usahanya.
“Siapkan produk yang memang layak masuk ke pasar, tingkatkan kualitas produk dan perbaiki kemasan, perkuat branding, penuhi legalitas dan sertifikasi yang diperlukan, manfaatkan digitalisasi, serta jaga konsistensi kualitas dan kemampuan dalam memenuhi permintaan pasar,” pesannya.
Diharapkan UMKM Bengkulu Utara tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh, berinovasi, naik kelas, dan memiliki daya saing yang lebih kuat. “Satu koneksi dapat membuka pasar, satu kolaborasi dapat melahirkan inovasi, dan satu kemitraan yang baik dapat mengubah usaha kecil menjadi usaha yang lebih besar dan berdaya saing,” ungkap Sekda.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Drs. H. Kisro Zanito, M.M., menyatakan kegiatan bertujuan meningkatkan wawasan dan kapasitas pelaku UMKM dalam mengembangkan serta mengelola usaha, sekaligus memperkuat literasi digital dan pemanfaatan teknologi secara produktif dan aman.
“Tujuan kegiatan ini, pertama meningkatkan wawasan dan kapasitas pelaku UMKM dalam mengembangkan dan mengelola usahanya. Kedua, meningkatkan literasi digital serta mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif dan aman dalam berusaha,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan juga diarahkan untuk mendorong inovasi produk, pemasaran dan pengelolaan usaha, serta meningkatkan pemahaman dan akses pelaku UMKM terhadap berbagai sumber permodalan dan pembiayaan sesuai kebutuhan dan kapasitas usahanya.
Kisro Zanito menyebut momentum Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026 menjadi bentuk perhatian dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam mendorong UMKM agar mampu berkembang dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan keluarga.
“Kita ingin meng-upgrade pengetahuan dan keterampilan bagaimana UMKM itu bisa naik kelas. Tidak hanya sekadar naik kelas, tentu kita ingin mendorong UMKM itu bisa maju dan menyejahterakan keluarganya,” katanya.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM mendapatkan informasi dari narasumber yang berpengalaman di bidang pengembangan UMKM serta digitalisasi. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses terhadap pasar, permodalan, teknologi, dan jaringan usaha. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan menjadi penggerak bagi UMKM Bengkulu Utara untuk tumbuh, berinovasi, dan menuju UMKM yang Maju, Hebat, dan Bahagia. (De~Ru)
Editor : Redaksi












